Dini Luthfiatsari

New Media and Small Group Organizing, Andrea B. Hollingshead and Noshir S. Contractor

Dalam bab ini, kita mempelajari bagaimana teknologi/media mempengaruhi pekerjaan orang-orang/sekelompok orang. Dengan kemajuan teknologi membuat kelompok menjadi berubah. Teknologi bukan hanya merubah konsep dari kelompok, yang semula ditentukan dengan berbagai ketentuan, disisi lain, teknologi juga memberikan akses informasi yang tiada batas, memudahkan para anggotanya mengakses dimanapun, dan kapanpun. Seperti kita ketahui, pada zaman dahulu dalam struktur organisasi masyarakat tradisional diharuskan untuk para anggotanya bertemu secara langsung (bertatap muka) dan mendiskusikan dengan rapat secara formal di waktu dan tempat yang telah di tentukan. Lain halnya dengan masyarakat modern yang dibentuk oleh teknologi, mereka memanfaatkan teknologi yang ada untuk kepentingan kelompoknya. Dengan kemajuan teknologi yang ada, membentuk kelompok tersebut tidak ada keterbatasan waktu, tempat, dan bisa bertatap muka secara tidak langsung, meskipun jarak satu sama lain jauh.

Kemajuan teknologi mempengaruhi karakteristik anggota kelompok. Yang mulanya kelompok formal dengan adanya struktur organisasi di dalamnya, kini menjadi flesibel seiring kemajuan teknologi, karena adanya kesamaan minat dari para anggotanya terbentuklah kelompok-kelompok yang tercipta karena adanya teknologi. Contohnya dalam kaskus.co.id, di dalam website tersebut para anggotanya mempunyai kesamaan minat. Melalui kaskus.co.id, para anggotanya berbagi informasi, berita, bahkan terdapat juga forum jual-beli didalamnya. Kaskus.co.id merupakan salah satu wadah dari kelompok yang telah dipengaruhi oleh adanya teknologi yang ada saat ini.
McGrath dan Hollingshead (1993,1994) mengklasifikasikan empat katagori sistem untuk komunikasi melaui teknologi untuk mendukung di dalam kelompok, diantaranya :

1. GCSS (Group Communication Support Systems)
Merupakan bentuk komunikasi yang mendukung di dalam grup tersebut. Dalam hal ini komunikasi berbentuk audio, ataupun visual.
2. GISS (Group Information Support Systems)
Suatu teknologi pendukung, yang merupakan informasi bisa berupa database, intranet, dalam penyajiannya.
3. GXSS (Group External Support Systems)
Suatu teknologi pendukung yang memungkinkan berkomunikasi di luar kelompok.
4. GPSS (Group Performance Support Systems)
Mendukung performance dalam suatu sistem.

Dalam perkembanggannya, media banyak menyajikan berbagai macam hal. Kita selalu dimanjakan dengan kemudahan media akhir-akhir ini. Ada baiknya sebagai pengguna media yang bijak kita bisa lebih memilih media mana yang kita butuhkan, sesuai dengan umur kita masing-masing. Seperti yang dikatakan oleh ‘Short et al. (1976) proposed the social presence model to predict which media individuals will use for certain types of interaction’.

Dari pernyataan Short tersebut, ia memprediksi bagaimana orang akan menggunakan media sesuai dengan kebutuhannya. Tidak dipungkiri saat ini media telah menjajah semua kalangan. Mulai dari yang muda, hingga yang tua. Ini dikhawatirkan tidak adanya lagi keterbatasan mengakses situs manapun untuk kalangan siapapun. Oleh sebab itu, pendidikan internet sehat bagi siswa sekolah, sangat diperlukan. Menginggat masih banyaknya orang yang belum bisa memanfaatkan teknologi dengan baik dan benar.

Categories:

Leave a Reply